Advertisement
Dunia Islam
Ismail Haniyyah: Kemenangan Sudah Dekat PDF Print E-mail
Selasa, 13 Januari 2009

Oleh: Admin

 

Sample ImageDari reportase koresponden FarsNews, Ismail Haniyyah dalam pidato yang disiarkan oleh Channel al-Aqsa milik Hamas menyatakan: "Rakyat Ghaza akan menorehkan kemenangan. Meski dengan luka, derita dan nestapa akibat serangan serdadu rezim Zionis, namun mereka sama sekali tidak gentar. Kami menjadi saksi atas kesabaran, kegigihan, ketetapan hati dan ketangguhan ini di Ghaza.

"Hari ini kami menyaksikan kegigihan dan kesabaran yang didemonstrasikan oleh rakyat Ghaza. Wahai rakyat Ghaza, kalian telah memberikan pelajaran berharga kepada para pemimpin kalian. Dan kalian telah melukis sketsa untuk masa depan." Imbuh Haniyyah.

Haniyyah melanjutkan, "Hari ini rakyat Palestina tengah melukis sketsa untuk masa depan dan dengan kesabaran kemenangan akan diperoleh dalam genggaman. Kami menjadi saksi kesatuan, kesetiakawanan dan solidaritas yang dipertontonkan oleh rakyat Ghaza. Dan mereka semuanya merupakan anggota dari satu keluarga.

Last Updated ( Selasa, 13 Januari 2009 )
Read more...
 
Mengenal Sekutu Zionis PDF Print E-mail
Senin, 12 Januari 2009

 Oleh: Admin

 Sample ImageSheikh Hamad bin Khalifa al-Tsani (lahir 1950 di Doha, Qatar) adalah Emir Qatar saat ini. Raja yang fasih berbahasa Inggris ini dipandang oleh Amerika sebagai tokoh penting dalam kawasan Timur Tengah dan Teluk setelah Arab Saudi mulai dianggap kurang mampu membasmi wahabi ekstrim sejak Pemboman WTC. Ia lulus dari Royal Military Academy Sandhurst (Inggris) tahun 1971. Ia melakukan kudeta tahun 1995 ketika ayahnya, Emir Khalifa bin Hamad al-Tsani) berada di Jenewa (Swiss) untuk memulai proses modernisasi di negerinya. Ia dikenal oleh dunia barat karena sifatnya yang sering membantu keuangan jaringan televisi Al Jazeera. Time menyebutnya sebagai bidan kelahiran Al-Jazeera. Pada pertengahan 1990-an, saat siaran BBC World dalam bahasa Arab yang didanai sejumlah investor di Arab Saudi mengalami masalah sensor pemberitaan dengan pemerintah setempat. Setelah ditutupnya BBC Arab, ia memboyong sejumlah jurnalis Arab untuk menyeberang ke teluk.

Last Updated ( Senin, 12 Januari 2009 )
Read more...
 
Pemimpin Arab Meminta Hamas Dilenyapkan PDF Print E-mail
Senin, 12 Januari 2009

Oleh: Admin 

 

Sample ImageSimon Peres, salah seorang pemimpin rezim Zionis mengungkapkan, sebagian pemimpin Arab meminta kepada Israel untuk menyerang Ghaza dan melenyapkan gerakan resitensi Hamas.  Menurut Ashr-e Iran, Simon Peres dalam wawancaranya dengan salah satu harian Spanyol mengungkapkan bahwa sebagian pemimpin Arab dalam  beberapa pertemuan khusus meminta kami untuk melenyapkan Hamas dan menghentikan aktifitas mereka. Peres tidak menyebutkan nama-nama pemimpin Arab tersebut, namun Husni Mubarak, Presiden Mesir, Abdullah bin Abdulaziz, Raja Arab, dan Abdullah, Raja Jordan, beberapa minggu sebelumnya melakukan pertemuan-pertemuan terbuka dan eksklusif dengan Peres dan Menteri Luar Negeri Israel, Livni pada Konferensi Agama-agama di New York.  Peres menyebutkan adanya kemungkinan dialog dengan Hamas apabila gerakan resistensi ini mengakui keberadaan Israel secara resmi. Ia menambahkan, hal ini merupakan apa yang telah dilakukan dengan kelompok Fatah di bawah pimpinan Yasser Arafat.

Last Updated ( Senin, 12 Januari 2009 )
 
Keretakan Petinggi Militer dan Politik Rezim Zionis PDF Print E-mail
Minggu, 11 Januari 2009

Oleh: Admin

Sample ImageKoresponden berita Fars: Keretakan dan dualitas terjadi di antara petinggi politik dan militer dengan berlalunya 16 hari semenjak agresi militer ke Jalur Ghaza terkait dengan hasil agresi ini.

Dilaporkan oleh koresponden Fars di Jalur Ghaza, kabinet rezim Zionis hari Minggu mengadakan meeting mingguan. Para peserta meeting tersebut keluar dari tempat meeting tanpa mengambil keputusan-keputusan strategis.

Channel 10 Rezim Zionis menyebutkan bahwa sedianya dalam meeting mingguan tersebut dibahas tentang reportase militer dan keamanan rezim ini terkait agresi militer ke Ghaza.

Ehud Olmert, Perdana Menteri rezim Zionis, yang mengundurkan diri,  setelah meeting mingguan kabinet tersebut berkata: "Tujuan agresi Tel Aviv yang dijelaskan sebelum agresi militer semakin dekat, namun masih diperlukan kesabaran, kesungguhan dan usaha untuk mencapai tujuan tersebut sehingga kondisi keamanan di Selatan dapat kami ubah untuk masa yang lama."

Last Updated ( Minggu, 11 Januari 2009 )
Read more...
 
Bubarkan Saja PBB!! PDF Print E-mail
Minggu, 11 Januari 2009

 Oleh: AdminSample Image

Jakarta - Israel terus melancarkan serangannya kepada warga Palestina di Jalur Gaza meski PBB sudah meminta gencatan senjata. Tidak digubrisnya seruan PBB membuat Ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta agar lembaga tersebut dibubarkan saja.
"Lembaga PBB dibubarkan saja apabila hanya menjadi kepanjangan  tangan negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan sekutunya Israel," kata Din dalam rilis yang diterima detikcom
di depan 5 ribu massa Forum Ummat Islam, Makassar, Minggu (11/1/2009).
Din mengatakan hal itu karena Israel tidak mengikuti himbauan PBB yang ingin hadirnya gencatan senjata. Israel juga menolak ajakan berunding beberapa negara tetangga. 

Last Updated ( Minggu, 11 Januari 2009 )
Read more...